Cosmic Consciousness
Richard Maurice Bucke and the Evolution of the Human
Mind
Klaim dari Richard Maurice Bucke yang
menyatakan bahwa manusia berevolusi dari kesadaran sederhana ke kesadaran
kosmis, berangsur-angsur mulai dipahami, khususnya pada teori saat ini tentang
tahun 2012.
Pada usia 36, tiba-tiba Bucke
mendapatkan pengalaman pencerahan yang mengubah pemahaman tentang dirinya
sendiri, dunia dan kesadaran. Beberapa tahun kemudian, ia memahami makna
sebenarnya dari pengalaman ini – bahwa itu bukan suatu bentuk kelainan mental,
tetapi tanda muncul dan berkembangnya pikiran kosmis. Dalam bukunya, Cosmic
Consciousness: A Study of the Evolution of the Human Mind (New Jersey, The
University Book, Inc: 1982), ia menyajikan sebuah teori yang menjelaskan
evolusi pikiran manusia dari yang sederhana sampai kesadaran diri dan akhirnya
sampai ke kesadaran kosmis.
Kesadaran Sederhana dan Kesadaran
Diri
Kesadaran sederhana didefinisikan
sebagai suatu kesadaran akan dirinya yang berada dalam dunia tanpa menyadari
bahwa itu adalah terpisah dari dunia. Menurut Bucke, kurangnya bahasa pada
hewan adalah bukti bahwa mereka hanya mampu memiliki kesadaran sederhana.
Meskipun mungkin saja hewan dapat memiliki sedikit kesadaran yang lebih tinggi,
tetapi mereka belum menunjukkan bukti adanya metacognition – kemampuan untuk
mengamati bukan hanya dunia di sekitar mereka, tetapi juga pada proses mental
pada diri mereka sendiri. Kesadaran akan dirinya sendiri yang ada di dunia yang
terpisah darinya, menempatkan pikiran manusia dalam konteks kesadaran diri. Metacognition
dan bahasa adalah bukti yang membedakan pikiran manusia, yang memungkinkan
manusia untuk mengembangkan kesadaran moral, cita rasa musik dan pencitraan
kosmis. Dari kesadaran diri, manusia siap untuk melakukan lompatan evolusi
berikutnya ke kesadaran kosmis.
Kesadaran kosmis
Perpindahan dari kesadaran diri ke kesadaran kosmis
memiliki beberapa karakteristik:
- Merasakah pengalaman yang subjektif terhadap adanya cahaya dan kegembiraan; beberapa orang menyebutnya “ekstasi”;
- Merasakan rangsangan intelektual: manusia memiliki konsepsi yang jelas bahwa alam semesta adalah sebuah kenyataan hidup yang berdasarkan pada cinta dan keutuhan/kesatuan;
- Memahami arti keabadian;
- Hilangnya rasa takut akan kematian dan rasa dosa;
- Rasa kebangkitan yang mendadak; banyak yang menggambarkan pengalamannya seperti melihat kilatan yang menyilaukan dan menerangi pemandangannya;
- Perubahan kepribadian pada orang yang mengalami kesadaran kosmis; Bucke mengklaim bahwa ada perubahan yang nampak jelas pada penampilan orang tersebut;
- Diri yang telah berubah itu memiliki kapasitas yang jauh lebih besar untuk belajar dan memulai tindakan.
Contoh dari orang-orang yang telah
mengalami kesadaran kosmis ialah Gautama Buddha, Kristus, Plotinus, Dante,
Francis Bacon, William Blake dan Walt Whitman.
Pembahasan Bucke tentang kesadaran
kosmis sangat relevan pada saat ini dalam hubungannya dengan Tahun Kebangkitan
Kosmis (Planetary Ascension Year)
– 2012. Gagasan tentang kembalinya Jaman Keemasan (Golden Age), ketika kesadaran kosmis
menjadi universal, telah banyak beredar pada tradisi spiritual peradaban kuno.
Bangsa Maya, misalnya, telah mengembangkan peta
yang rumit tentang evolusi manusia dari materi seluler ke transformasi kosmis.
Mereka telah menghitung jadwal yang tepat bagi munculnya perubahan ini,
diproyeksikan akan terjadi selama periode antara 11 Februari 2011 dan 28
Oktober 2011. Munculnya tingkat kesadaran ini akan menghasilkan kesatuan
holistik dari alam semesta.
No comments:
Post a Comment