Pertumbuhan, perkembangan dan
produksi suatu tanaman ditentukan oleh dua faktor utama yaitu faktor genetik
dan faktor lingkungan. Salah satu faktor lingkungan yang sangat menentukan
lajunya pertumbuhan, perkembangan dan produksi suatu tanaman adalah tersedianya
unsur-unsur hara yang cukup di dalam tanah. Dari 105 unsur yang ada di atas
permukaan bumi ini, ternyata baru 16 unsur yang mutlak diperlukan oleh suatu
tanaman untuk dapat menyelesaikan siklus hidupnya dengan sempurna. Ke- 16 unsur
tersebut terdiri dari 9 unsur makro dan 7 unsur mikro. 9 unsur makro dan 7
unsur mikro inilah yang disebut sebagai unsur -unsur esensial.
Ketersediaan unsur-unsur esensial didalam tanah bagi tanaman sangat ditentukan oleh pH. Seperti unsur N pada pH 5.5 – 8.5, P pada pH 5.5 – 7.5 sedangkan K pada pH 5.5 – 10 sebaliknya unsur mikro relatif tersedia pada pH rendah. Pelajaran penting yang perlu kita ingat dari ketersediaan unsur esensial dalam hubungannya dengan pH yaitu bahwa untuk melakukan percobaan-percobaan lapang disarankan agar dilakukan pada area dengan pH tanah kurang lebih 7. Hal ini disebabkan karena pada pH tersebut semua unsur hara esensial baik makro maupun mikro berbeda dalam keadaan yang siap untuk diserap oleh akar tanaman sehingga dapat menjamin pertumbuhan dan produksi tanaman. Dan untuk selanjutnya kami akan mencoba menjelaskan pengaruh daripada unsur makro dan mikro terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman, terutama pengaruh unsur N terhadap pertumbuhan tanaman dan gejala dari kekurangan dan kelebihan unsur tersebut bagi tanaman.
A. Nitrogen
Nitrogen adalah unsur kimia yang
memiliki lambang N, nomor atom dari 7 dan massa atom 14,00674 u. Elemental
nitrogen tidak berwarna, tidak berbau, tawar dan kebanyakan lembam diatomik gas
pada kondisi standar, merupakan 78% dari volume atmosfer bumi. Banyak senyawa
penting industri, seperti amonia, asam nitrat, nitrat organik (propellants dan
bahan peledak), dan sianida, mengandung nitrogen. Ikatan yang sangat kuat dalam
unsur kimia nitrogen mendominasi, menyebabkan kesulitan untuk kedua organisme
danindustri dalam mematahkan ikatan untuk mengubah N 2 menjadi senyawa yang
berguna, tetapi melepaskan sejumlah besar energi sering berguna, ketika senyawa
tersebut terbakar, meledak, atau pembusukan kembali menjadi gas nitrogen.
Unsur nitrogen ditemukan oleh dokter Skotlandia Daniel Rutherford pada tahun 1772. Nitrogen terjadi di semua organisme hidup. Ini adalah elemen konstituen asam amino dan dengan demikian protein, dan asam nukleat (DNA dan RNA). Ini terletak pada struktur kimia dari hampir semua neurotransmiter, dan merupakan komponen yang menentukan alkaloid, molekul biologis yang dihasilkan oleh banyak organisme.
Unsur nitrogen ditemukan oleh dokter Skotlandia Daniel Rutherford pada tahun 1772. Nitrogen terjadi di semua organisme hidup. Ini adalah elemen konstituen asam amino dan dengan demikian protein, dan asam nukleat (DNA dan RNA). Ini terletak pada struktur kimia dari hampir semua neurotransmiter, dan merupakan komponen yang menentukan alkaloid, molekul biologis yang dihasilkan oleh banyak organisme.
B. Siklus Nitrogen
Siklus nitrogen merupakan salah satu siklus hara paling penting yang ada di
permkaan bumi. Nitrogen digunakan oleh organisme hidup untuk menghasilkan
sejumlah kompleks organik molekul seperti asam amino, protein, dan asam
nukleat.
Dibawah ini adalah agen-agen yang
berperan dalam siklus nitrogen.
Gambar siklus Nitrogen
C. Cara Nitrogen Tersedia bagi Tanaman
Ada 4 cara nitrogen dapat tersedia bagi tanaman sbb.
Namun tidak semua dari bentuk – bentuk nitrogen ini dapat tersedia bagi
tanaman. Umumnya tanaman pertanian memanfaatkan nitrat dan ammonium kecuali
pada beberapa tanaman legume yang mampu memanfaatkan N bebas melalui proses
fiksasi N dengan bersimbiosis dengan bakteri Rhizobium. N organic kadang –
kadang dapat dimanfaatkan oleh tanaman tinggi akan tetapi tidak mampu mencukupi
kebutuhan N tanaman dan umumnya dimanfaatkan lewat daun melalui pemupukan lewat
daun.
Bagi tanaman pertanian terutama manfaat N dalam bentuk ion nitra, akan tetapi dalam kondisi tertentu khususnya pada tanah – tanah masam dan kondisi an aerobic tanaman akan memanfaatkan N dalam bentuk ion ammonium (NH4+). Pada tanaman – tanaman yang tumbuh aktif dengan cepat nitrat yang terabsopsi oleh akar tanaman akan terangkut dengan cepat ke daun mengikuti alur transpirasi. Oleh karena itu metabolisme nitrat pada kebanyakan tanaman budidaya umumnya terjadi didaun walaupun metabolisme nitrogen juga terjadi pada akar tanaman.
Bagi tanaman pertanian terutama manfaat N dalam bentuk ion nitra, akan tetapi dalam kondisi tertentu khususnya pada tanah – tanah masam dan kondisi an aerobic tanaman akan memanfaatkan N dalam bentuk ion ammonium (NH4+). Pada tanaman – tanaman yang tumbuh aktif dengan cepat nitrat yang terabsopsi oleh akar tanaman akan terangkut dengan cepat ke daun mengikuti alur transpirasi. Oleh karena itu metabolisme nitrat pada kebanyakan tanaman budidaya umumnya terjadi didaun walaupun metabolisme nitrogen juga terjadi pada akar tanaman.
D. Peran Nitrogen dalam Pertumbuhan Tanaman
Nitrogen adalah unsur yang sangat penting bagi petrumbuhan tanaman.
Nitrogen merupakan bagian dari protein, bagian penting konstituen dari
protoplasma, enzim, agen katalis biologis yang mempercepat proses kehidupan.
Nitrogen juga hadir sebagai bagian dari nukleoprotein, asam amino, amina, asam
gula, polipeptida dan senyawa organik dalam tumbuhan. Dalam rangka untuk
menyiapkan makanan untuk tanaman, tanaman diperlukan klorofil, energi sinar
matahari untuk membentuk karbohidrat dan lemak dari C.
Adapun peranan N yang lain bagi tanaman adalah :
Adapun peranan N yang lain bagi tanaman adalah :
E. Gejala Kekurangan dan Kelebihan Unsusr Nitrogen dalam
Tanaman
Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan
pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau
penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang
sebelumnya tampak layu dan mengering.
Adapun
gejala yang ditimbulkan akibat dari kekurangan dan kelebihan unsure N bagi tanaman
adalah sebagai berikut :
1.
Efek kekurangan unsur N bagi Tanaman
2.
Efek dari kelebihan unsur N bagi tanaman

No comments:
Post a Comment