Saturday, May 2, 2015

Sikap Sabar Terhadap Gangguan



Kadang-kadang sebagian manusia diganggu oleh manusia lain dengan cara dijauhi, disepelekan dan dihina. Jika engkau diuji dengan hal yang demikian, maka hendaknya kau bersabar dan meninggalkan pembalasan dengan kebersihan hati dari dengki dan bisikan jelek.
Hati-hati engkau dari mendoakan kejelekan untuk orang yang mengganggumu. Jika pengganggumu tertimpa musibah janganlah kau berkata: “Ini akibat ulahnya menggangguku”. Sifat
sabar yang paling utama adalah memaafkan orang yang mengganggu dan mendoakan kebaikan untuknya.
Jika setiap orang menjauhimu, maka anggaplah itu merupakan nikmat dari Tuhan untukmu. Karena jika mereka menghadapkan dirinya kepadamu mungkin akan menyibukkanmu dari perbuatan taat. Sedangkan jika kau diuji dengan setiap orang yang menghadapkan diri mereka kepadamu, mengagungkanmu, memujimu dan selalu mendatangimu, maka hati-hatilah dari cobaan itu dan bersyukurlah kepada Tuhan yang menutupi segala kejelekanmu dari mereka.
Jika kau merasa takut dirimu nantinya dapat berbuat dan beramal karena menginginkan pujian mereka, atau dengan berbaur dengan mereka dapat menyibukkanmu sehingga mengurangi ibadahmu kepad Tuhan, maka tinggalkan mereka, tutuplah pintu rumahmu dari mereka, atau bahkan pindahlah dari tempat yang telah mereka ketahui ke tempat yang tidak mereka kenal.
Jadilah orang yang menyukai ketersembunyian dan lari dari ketenaran dan kemasyhuran, karena sesungguhnya di dalam semua itu terdapat ujian dan cobaan.
Sebagian para salaf berkata: “Demi Allah, seorang hamba tidak akan memiliki keteguhan kepada Allah, kecuali ia suka jika kedudukannya tidak diketahui”.
Sebagian yang lain berkata: “Aku tidak mengetahui sesorang yang sangat menyukai jika dikenal manusia, kecuali telah hilang agama darinya dan akan tampak kejelekannya.”
—===oooOooo===—

No comments:

Post a Comment